Gorengan Berplastik
Ada2 saja ulah segelintir pedagang gorengan di negeri tercinta ini, demi menambah kerenyahan, mereka memasukkan plastik pembungkus minyak goreng ke dalam minyak yang sudah panas. Alhasil plastik pun hancur dan melebur. Sungguh membahayakan..!! Apa gunanya renyah kalo akibatnya bisa menyebabkan penyakit seperti kanker. Bagaimana jalan pikiran mereka itu..??!!
Persaingan bisnis yang terlalu ketat, konsumen yang menuntut kepuasan, serta matrealisme dari pedagangnya sendiri lah mungkin yang menjadi pemicu bisnis2 di Indonesia menjadi begini. Negeri ini telah berdiri pada level ekonomi yang memprihatinkan. Kemiskinan ada dimana2. Kesehatan dan kebersihan, bukan hal yang diperhatikan lagi.
Banyak kasus yang telah terjadi selain kasus gorengan berplastik, contohnya: tahu berformalin, bakso tikus, mie basah berformalin, dll. Sampai kapan negeri ini akan menaikkan standar mutunya..?? Sampai kapan konsumen akan memilihin makanan yang jauh lebih sehat..?? Sampai kapan pedagang akan memberikan kualitas terbaik dan standar higienitas yang tinggi..?? Andai saja kesejahteraan masyarakat terjamin, hal seperti ini bisa diminimalisir.