Banyuwangi en Selat Bali.. Next!
Menurut BMG, warga yang tinggal dekat dengan pantai di Banyuwangi diharapkan waspada, karena kemungkinan gempa dan tsunami selanjutnya terjadi di daerah tersebut. Selain di pantai Banyuwangi, kemungkinan berikutnya adalah Selat Bali. Informasi ini sudah sampai telinga warga2 daerah tersebut. Tapi sepertinya mereka tidak tahu apa yang harus dipersiapkan untuk menghadapi bencana seperti ini. Memang di negara kita kurang adanya pelatihan menghadapi bencana, sehingga kalaupun ada peringatan dini, kebanyakan tidak tahu harus melakukan apa.
Pendapat saya, seharusnya kita dibekali dengan pelatihan2 menghadapi bencana. Selain itu juga tata ruang pantai serta bangunan harus segera diperbaiki. Seperti di USA, dari kecil warganya sudah dibekali cara2 menghadapi tornado. Lain halnya di Jepang, pesisir pantainya sudah didesain sedemikian rupa untuk menahan gelombang tsunami. Selain itu, bangunan2 di sana juga dibangun agar tahan gempa.
Agak sulit memang untuk menerapkan itu semua di Indonesia, selain kendala biaya, masyarakatnya juga enggan untuk bekerja sama. Kemungkinan sedikit yang mau untuk tidak tinggal dekat sekali dengan pesisir pantai. Entah karena alasan apa, yang pasti sebagian menganggap dekat pesisir maka dekat dengan rezeki.
Daerah Indonesia memang rawan gempa. Tapi bencana bisa datang dimana saja, tidak hanya di daerah yang rawan. Ketika pak SBY mengatakan kita harus menghindari daerah rawan bencana, saya kurang sependapat dengan beliau. Menurut saya, semua daerah adalah rawan bencana dan untuk menghadapinya adalah dengan berdoa dan memohon perlindungan kepada Allah SWT. Yang lebih penting lagi adalah jangan percaya dengan ramalan paranormal, walaupun ada yang akhirnya terjadi, tapi itu adalah suatu kebetulan. Suatu dosa apabila kita mempercayai kata2 dari peramal, termasuk mempercayai apa kata zodiak.
Semalam tadi saya mencari info mengenai gempa2 yang terakhir terjadi di negara kita. Ternyata sekarang ini tiap hari ada gempa di berbagai titik lokasi yang berbeda. Namun karena skalanya cukup kecil maka tidak terasa di daratan. Terbesar adalah 4,5 SR tapi di kedalaman 110, sehingga kemungkinan tidak begitu terasa. Walaupun titik lokasinya berbeda, tapi dari info tersebut, ternyata Jakarta selalu menjadi tempat yang terkena dampak. Memang belakangan ini Jakarta dan sekitarnya sudah merasakan sebagian dari gempa2 yang terjadi. Bisa dibilang semua tempat di muka bumi ini bisa terjadi bencana, termasuk di ibukota kita tercinta.